Paul Arden

Paul Arden lagi-lagi mengkritisi cara berpikir orang kebanyakan lewat bukunya. Ia berpendapat bahwa seringkali yang dibutuhkan seseorang untuk bisa meraih sukses adalah dengan cara berpikir sebaliknya.   

Apakah anda takut dipecat setelah seringkali berbuat kesalahan di perusahaan anda bekerja? Paul Arden akan menyarankan anda untuk mengajukan pengunduran diri bila kondisinya demikian. Dalam buku berjudul Whatever You Think Think The Opposite, kondisi ini ia sebut sebagai situasi dimana anda sebenarnya tidak cocok dengan pekerjaan yang anda geluti tersebut.

 

Tak perlu heran dengan saran tadi. Paul Arden memang sudah terkenal dengan ungkapan-ungkapan beraninya. Buku pertamanya, It’s Not How Good You Are, It’s How Good You Want To Be, menjadi buku klasik yang dipercakapkan dari mulut ke mulut, terjual lebih dari setengah juta eksemplar. Ia selalu menawarkan komentar berani, ungkapan yang bijak dan paradoks—semuanya dimaksudkan untuk merevisi hal-hal yang biasanya dianggap sebagai “akal sehat” kita.

 

Buku ini bahkan lebih berani dalam menyerang cara memandang lingkungan kerja dan dunia kita. Ia membaginya dalam tema-tema yang seharusnya menjadi pilihan pemikiran orang-orang yang ingin maju. Ungkapan berpikir sebaliknya adalah sebuah tema universal untuk keseluruhan buku. Berikutnya ia membagi tulisan-tulisannya dalam tema-tema lebih sempit yang mengarah pada ungkapan paradoks. Saran pengunduran diri di atas adalah salah satunya.

 

Pembagian yang dilakukan Arden dengan tema-tema cerdasnya lewat buku ini adalah serangkaian langkah penting bagi mereka yang ingin sukses. Misalnya setelah cara berpikir terbalik ia banyak membahas soal pentingnya mengambil keputusan. Pertama-tama katanya bukan soal keputusan yang salah atau benar, namun soal keberanian untuk mengambil keputusan tersebut. Dalam pandangannya, lebih baik menyesali sesuatu yang telah dilakukan dari pada menyesal tidak melakukan sesuatu. Sebab siapa yang tahu apa yang dapat berakhir menjadi benar?

 

Berikutnya tentang baik buruknyanya suatu keputusan, yang menurut Arden keputusan yang masuk akal adalah semua orang berpikiran yang sama. Ini akan membuat si pengambil keputusan terjebak dalam solusi yang tak lagi orisinil. Padahal, bisa jadi keputusan yang kelihatan tak aman menjadi solusi yang paling baik.

 

Masih bicara soal mengambil keputusan yang katanya berhubungan dengan mimpi dan cita-cita yang dibicarakan saja tak cukup. Seseorang menurut Arden harus memiliki kemauan kuat akan mimpi itu sehingga bersedia melakukan apa saja. Manusia adalah bahan mentah dan mereka bisa menjadi apa saja yang mereka mau dan lakukan.

 

Pandangan penting lain yang dikemukakan Arden lewat buku setebal 144 halaman ini adalah soal sudut pandang. Kebanyakan orang terjebak pada sudut pandang yang sama hampir dalam jangka waktu yang panjang. Bahkan tak jarang sudut pandang yang satu ini telah memberi penderitaan bagi objeknya.

 

Sudut pandang berbeda akan memberi hasil yang berbeda bagi setiap orang. Bahkan memandang sesuatu dari sisi yang tidak dipertimbangkan orang lain bisa memberi keuntungan sendiri. Menurutnya, tidak ada sudut pandang yang benar. Semuanya sangat relatif tergantung dari sisi mana orang memandang suatu persoalan. Karya-karya fotografer ternama jadi unik dan dikenang sepanjang masa karena sudut pandang mereka terhadap objek yang orisinil. Menguatkan apa yang dikemukakannya lewat buku ini : “Mempunyai sudut pandang yang orisinal adalah sebuah keunikan. Menyadari arti pentingnya adalah kecerdasan. Mempunyai keberanian untuk mempertahankan sudut pandang ini melawan opini publik membuat Anda menjadi seorang pemenang.”

 

Setelah berbagai pandangan, untuk memberi kesan landai menuruni puncak buku ini, Arden banyak berbagi nasihat bagi pembacanya. Ia menyarankan pembacanya untuk mencuri ide darimana saja, memperbesar ego bila perlu. Bahkan meminta anda untuk tidak kuliah jika tidak yakin akan hal tersebut, dan langsung saja pergi mencari pekerjaan.

 

Hampir seluruh ungkapan Arden dalam buku ini mau tak mau membuat pembaca berpikir, merenung dan segera bertindak. Dalam bahasa yang sederhana, singkat namun penuh arti buku kecil ini memiliki bobot yang luar biasa besar. Bukan itu saja, ilustrasi-ilustrasi menarik yang tak biasa, ditambah komentar para seniman, ilmuwan, dan filsuf menambah nilai buku ini semakin tinggi. Maka pantas saja jika Arden telah dicap sebagai penulis buku bestseller dunia.

 

Akhirnya, menutup buku ini Arden dengan nasihat pentingnya : UBAH SAJA HIDUP ANDA!*

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.